Legenda Jerman Heran Kenapa Guardiola Lepas Jadon Sancho

Sebagai pelatih yang dikenal cermat dalam melihat potensi pada bakat muda, Pep Guardiola justru membuat legenda Jerman, Lothar Matthaus merasa keheranan. Tepatnya soal keputusan eks pelatih barcelona itu membiarkan kepergian Jadon sancho.

Perlu diketahui, Jadon Sancho memang merupakan salah satu pemain jebolan akademi Manchester city. Namun, pemain berusia 19 tahun itu kesulitan mendapatkan tempat di tim utama. Akhirnya, dia memutuskan hengkang ke Borussia Dortmund pada tahun 2017.

Tentu saja tujuannya hengkang tak lain untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak. Dortmund sendiri cukup beruntung, karena mendapatkan Sancho dengan harga yang relatif sangat murah, 8 Juta Euro.

Sejak merapat ke klub Bundesliga Jerman, bisa dikatakan karir dan performa Jadon Sancho meningkat pesat. Pada musim ini, pemain Timnas Inggris sudah mencetak 17 gol dan 19 assist dalam 36 pertandingan di semua kompetisi.

Kini, nama Jadon Sancho ramai jadi perbincangan, dan legenda Jerman Lotthar Matthaus tampak senang dengan perkembangan sang pemain. Dia mengaku sudah melihat bakat Sancho sejak yang bersangkutan masih bermain di Timnas Inggris U-17 pada ajang Euro U-17.

Bahkan, dia sudah memprediksi bahwa Jadon Sancho saat itu akan jadi pemain Top di masa mendatang.

“Saya sedang menonton di gym dan saya menghentikan sesi latihan untuk memanggil teman saya yang bekerja di sana untuk bertanya, ‘Siapa pemain Inggris di sayap kiri?’”

“Teman saya memberi tahu saya, ‘Namanya Sancho dan dia bermain untuk Manchester City.’ Saya pikir ‘Wow! Dia adalah pemain hebat dan dia akan memiliki karier yang hebat’.” kata Matthaus kepada Goal.

Prediksinya memang tepat, namun yang mengejutkan bagi Matthaus adalah fakta bahwa Pep Guardiola bisa melepas talenta muda berbakat seperti itu.

“Kemudian, dia menandatangani kontrak dengan Dortmund enam bulan kemudian dan saya berkata, ‘Bagaimana Pep Guardiola bisa membiarkan pemain hebat ini pergi?’.”

“Saya tidak memahaminya saat itu, karena saya tahu Guardiola memiliki mata yang bagus untuk bakat muda. Dan Sancho memiliki kecepatan, membuat assist, mencetak gol dan selalu berlari.” Tandasnya.

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *